Tidak Punya SIKM, Pendatang Asal Yogyakarta Harus Angkat Kaki dari Jakarta

0
(0)

Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Pusat memulangkan satu orang pendatang yang berasal dari Yogyakarta. Sebab, yang bersangkutan diketahui tidak membawa berkas berupa surat izin keluar masuk (SIKM) saat tiba di ibu kota, Selasa (26/5).

Padahal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menerapkan regulasi tentang pembatasan kegiatan berpergian keluar dan/atau masuk ibu kota dalam upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Dengan demikian, setiap pendatang yang memasuki atau meninggalkan ibu kota harus memiliki SIKM.

“Dia datang ke Jakarta bilangnya untuk menunggu sepupunya yang sakit, awalnya dia mengaku orang tuanya sakit. Nah kita berniat untuk antarkan ke rumah sakit, tapi akhirnya dia mengaku menunggu sepupu jauhnya. Alhasil dia memutuskan untuk pulang,” ujar Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (27/5).


Ia menuturkan, pendatang tersebut kembali ke kota asalnya dengan menggunakan layanan kereta luar biasa (KLB) dengan jadwal keberangkatan tadi pagi, pukul 07.15 WIB. Selain memulangkan satu orang pendatang, ada juga dua orang lainnya yang diperbolehkan untuk meninggalkan fasilitas karantina lantaran mereka memiliki penanggung jawab.

Jika diharuskan bepergian akibat urusan pekerjaan, Bayu meminta penanggung jawab dari kedua orang itu untuk mengurus SIKM. Ia memaparkan, semua yang ada di karantina akan tetap diawasi dan ditindaklanjuti.

“Jadi mereka ini hanya transit saja di Gedung KONI. Karena dari perusahaannya memberikan jaminan untuk pindah ke Tangerang Selatan dan bisa melakukan isolasi mandiri,” paparnya.

“Mereka juga sudah melalui swab test, tinggal menunggu hasilnya. Kalau mereka nanti positif, akan kita eksekusi untuk pemeriksaan lebih lanjut, kalau negatif mereka boleh lanjut (meninggalkan karantina),” paparnya menambahkan.

Selain itu, ada 2 orang yang berasal dari luar Jakarta dan tidak memiliki SIKM masih menempati fasilitas karantina yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat di Gedung KONI atau Gedung Auditorium Gelanggang Remaja Jakarta Pusat. Pemeriksaan SIKM untuk para pendatang yang masuk ke Jakarta Pusat akan difokuskan di Stasiun Gambir.(EP)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *