Selama Tiga Hari, Nol Kasus Kematian Covid-19 di Jakarta

0
(0)

Jakarta – Kasus wabah virus corona baru (Covid-19) di Jakarta memperlihatkan kecenderungan positif. Selama tiga hari berturut-turut, tidak ada korban jiwa akibat infeksi virus dari Cina tersebut.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 pada hari ini (27/5), penurunan korban meninggal Covid -19 sudah terjadi pada 23 Mei 2020. Saat itu, jumlah korban meninggal ada satu orang.

Tren positif terus terjadi. Selama tiga hari (24-26 Mei) tidak ada laporan korban meninggal.


Sebenarnya, angka nol untuk korban meninggal Covid-19 di Jakarta sudah pernah terjadi. Pada 16 dan 18 Mei sempat terjadi nihilnya korban jiwa akibat infeksi virus corona di ibu kota. Akan tetapi empat hari berikutnya setelah itu, korban jiwa berturut-turut sebanyak: tujuh, dua, sembilan orang.

Kasus positif corona masih ada. Namun, penambahan angkanya tidak sebesar hari-hari sebelumnya.

Dalam keterangannya, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito, mengakui penurunan kasus dan kematian Covid-19 di Jakarta. “Kalau pemudik kembali ke Jakarta, mungkin saja terjadi gelombang kedua wabah ini,” tuturnya.

Data penurunan kasus Covid-19 itu, kata Gubernurr DKI Jakarta, Anies Baswedan, juga bisa dilihat dari jumlah reproduksi. Pada maret 2020, jumlah reproduksi virus corona mencapai angka 4. Ini berarti, satu orang penderita bisa menularkan ke 4 oorang.

Sejak April 2020, jumlah reproduksi menjadi 1 (satu). Hal itu bermakna, satu pasien/pembawa virus corona hanya menyebarkan pada satu orang. (AS)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *