DPR: Kalau Ada Konspirasi Covid-19, Kita Mau Ngapain Coba?

0
(0)

Jakarta – Akhir-akhir ini beredar pesan berantai di media sosial, terkhusus aplikasi WhatsApp, bahwa Covid-19 hanya sebuah konspirasi elit global demi keuntungan kelompok mereka. Pesan berantai itu terinspirasi dari podcast Deddy Corbuzier dengan eks Menteri Kesehatan Siti Fadillah.

“Kalau memang ada konsprisasi, memang, mau apa kalau ada konspirasi kita mau apa? Kan kita selesaikan sendiri. Kalau terjadi konspirasi kemudian (Covid-19) menyebar kita kan harus selesaikan. Masa kalau toh ada konspirasi kita mau ngapain coba, wong kita sudah terkena begini,” kata Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo, melalui pesan suara, Selasa (26/5).

Rahmad meminta agar masyarakat tetap membantu pemerintah melawan penyebaran Covid-19 dengan berperilaku disiplin. Ia tak mempermasalahkan jika masyarakat percaya keberadaan konspirasi tersebut, hanya saja dia meminta agar tak membuang energi secara sia-sia dan meremehkan Covid-19.

“Mau ada konspirasi atau tidak tapi kenyataannya, faktanya bahwsa kita ini sudah banyak korban berjatuhan. Korbam jiwa, korban harta, karena implikasi Covid-19 ini sudah ke ekonomi, sudah ga usah kita tanggapi soal pesan berantai itu yah,” ucap Rahmad.

Seharusnya, kata dia, semua elemen masyarakat fokus pada pencegahan, bukan membuat keresahan baru dengan menyebarkan informasi yang masih sebatas teori. Musuh nyata saat ini adalah Covid-19, bukan melawan konspirasi elit global.

“Sayang energi kita membahas ada konspirssi atau tidak. Tidak ada untungnnya, sudah hadapi dengan penuh gorong royong, dengan suka atau tidak suka, ada konspirasi atau tidak, kita harus menyelesaikan, kita harus mampu memenangkan pertarungan ini,” ucap Rahmad.(PS)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *