Zakat Fitrah Secara Daring Meningkat akibat PSBB

Spread the love

Jakarta – Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Mohamad Arifin Purwakananta, mengatakan bahwa zakat fitrah secara daring meningkat pada ramadhan tahun ini bukan karena pandemi covid-19, tapi karena adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Di masa pandemi seperti ini, masyarakat yang berzakat fitrah saya kira sama dengan zakat fitrah yang diadakan sebelum covid-19. Cuma jumlah orang yang berzakat melalui darinf menjadi bertambah karena sekarang ada PSBB dan tidak semua masjid membuka dan menerima zakat fitrah,” ujar Arifin, saat dihubungi Indonesiainside.id, Jumat (22/5).

Oleh sebab itu, karena ada peningkatan orang yang berzakat fitrah daring lewat Baznas. Sekarang ini, Arifin memperkirakan zakat daring di Baznas naik sekitar 80%, dari tahun lalu.


“Sekarang ini kami masih menunggu sampai akhir ramadhan dan kami menargetkan kenaikan 80% dari tahun lalu, untuk zakat fitrah secara daring yang diterima oleh Baznas,” kata Arifin.

“Jadi kalau di hitung dari tahun lalu, zakat dan sedakah secara keseluruhan baik lewat transfer, tunai dan daring juga meningkat sebesar 50%. Tetapi secara daring sendiri meningkat sekitar 80-90%, imbuh Arifin.

Arifin juga mengatakan, Baznas menerima zakat fitrah sampai jam lima pagi, pada hari lebaran (24/5). ” Untuk itu kita sebarkan zakat fitrah sejak dari awal Ramadhan untuk antispasi orang orang yang berzakat fitrah melalui daring ,” tambah Arifin. (MSH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *