PAD Anjlok, Tunjangan Kerja PNS DKI Jakarta Dipangkas

0
(0)

Jakarta – Pendapatan asli daerah (PAD) DKI Jakarta harus berkurang drastis lantaran pandemi virus corona (Covid-19). Dampak dari virus yang berasal dari kota Wuhan, Cina itu juga dirasakan para pegawai negeri sipil (PNS).

Rencananya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memangkas tunjangan kerja daerah (TKD) bagi para PNS. Namun, aturan ini ternyata tak berlaku bagi PNS yang menjadi tim medis. “Terakhir disesuaikan. Dikecualikan kalau tenaga medis,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (13/5).

Meski begitu, ia mengatakan bahwa tenaga medis yang dikecualikan hanya yang menangani pasien Covid-19 secara langsung. Sementara, yang hanya duduk di belakang meja akan dipangkas tunjangannya.



Nantinya, lanjut Chaidir, Dinas Kesehatan DKI bakal mendata siapa saja tenaga medis yang harus dikecualikan. Menurut dia, pemotongan ini harus dilakukan sebagai imbas dari kontraksi ekonomi karena penyebaran corona di Jakarta.

“Kalau di belakang meja apakah dapat? misalnya di bagian administrasi? Kan tidak. Nanti Dinkes DKI membuat usulan berapa paramedis yang langsung menangani Covid-19,” paparnya.

Sebelumnya, ia mengatakan bahwa tunjangan perbaikan penghasilan para PNS harus dipangkas. Kebijakan ini, lanjut Chaidir, merupakan bentuk penyesuaian dengan kontraksi ekonomi yang terjadi di di ibu kota. Dengan demikian, TKD atau tunjangan penghasilan pegawai (TPP) seluruh PNS akan dipangkas 50 persen, dan beberapa tunjangan akan dihapus.(PS)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *