Distribusi Jadi Biang Keladi Mahalnya Harga Bawang Merah

0
(0)

Jakarta -P emerintah menjamin tidak akan mengimpor bawang merah karena stok dalam negeri masih mencukupi. Harga bawang merah mahal diperkirakan akibat tersendatnya distribusi. “Tidak ada rencana impor karena ada daerah yang akan berproduksi besar,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (13/5).

Dia menyebutkan, harga bawang merah untuk di Pula Jawa rata-rata berkisar Rp 45.000 per kilogram (kg) hingga Rp49.000 per kg. Akan tetapi, di Jayapura sekitar Rp64.000 per kg, Banda Aceh Rp65.000 per kg, Sulawesi Tenggara Rp53.750 per kg.

Airlangga mengatakan, harga bawang merah masih tinggi karena ada persoalan distribusi yang kurang merata. “Jadi, seperti yang disampaikan Menteri Pertanian, ini masalah distribusi yang perlu didorong,” ujar dia.


Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menambahkan, bawang merah baru panen pada Juni mendatang karena terjadi pergeseran musim tanam. “Akan tetapi pada Mei ini kita mempunyai stok 78.700 ton,” kata dia.

Syahrul menambahkan, neraca ketersediaan bawang merah nasional saat ini masih mencukupi karena beberapa sentra siap berproduksi. Namun terkendala pada disribusi khusunya pada pengangkutan darat.

Dia mencotohkan, sentra bawang di Brebes dan Enrekang kegiatan transportasi ke pelabuhan itu ada gangguan tidak normal. “Sehingga pergerakan distribusi tidak secepat yang biasanya, maka ke depan akan menggunakan fasilitas TNI,” jelas dia.(PS)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *