Hadapi Jadwal Padat IBL 2020, BPJ Harus Optimis

Spread the love

Yogyakarta : Bima Perkasa Jogja (BPJ) akan memainkan pertandingan yang melelahkan di pekan ini. Pekan ‘gila’ ini disebabkan seri kelima Indonesia Basketball League (IBL) yang sempat kacau akibat proses pengurusan surat keabsahan pemain atau Letter Of Clearance (LOC).

Tak hanya itu saja, akibat cuaca buruk yang sempat melanda Kota Kediri, seri V yang seharusnya digelar 28 Februari – 1 Maret, membuat setidaknya tiga pertandingan ditunda. Seri tersebut akan kembali dimainkan di arena yang sama yaitu GOR Jayabaya Kediri pada 5 Maret.

Hanya satu pertandingan yang dipastikan akan digelar yaitu laga tunda antara Prawira Bandung menghadapi Bima Perkasa Jogja. Pelatih BPJ Raoul Miguel Hadinoto kepada RRI, Selasa (3/3/2020) mengatakan penundaan laga di seri kelima sejatinya merugikan Bima Perkasa.

Selain mental para pemain yang sedikit mengendor, BPJ harus dihadapkan pada jadwal yang semakin padat. “Kalau bagi kami merugikan, tapi mau bagaimana lagi? Urusan LOC dan hujan menyebabkan pertandingan kami lawan Prawira ditunda,” ujarnya.

Sehari setelah bertanding di Kediri, skuad BPJ memang harus langsung bertolak ke Surabaya untuk menghadapi seri keenam IBL. Walaupun begitu Raoul Miguel Hadinoto alias Eboss mengungkapkan timnya harus tetap menatap laga melawan Prawira dengan rasa optimis.

“Kuncinya harus lebih konsisten aja. Seri Kediri ini memang sulit, tapi saya yakin dengan kemampuan mereka,” tutur pelatih berkepala plontos itu.

Eboss pun menginstruksikan agar anak asuhnya menghambat permainan skuad lokal Prawira agar suplai assist ke pemain asing tersendat.

“Kalau kita bisa me-reduce pemain lokal mereka, seharusnya kita tidak akan ada masalah,” katanya.

Mantan pelatih timnas putri itu menambahkan salah satu analisis kekalahan atas Satria Muda di seri kelima selain efisiensi tembakan yang sangat rendah, para pemain BPJ juga gagal menjaga dengan baik pergerakan pemain lokal Satria Muda.

Padahal Eboss mengakui jika serangan yang dilancarkan Alan As’adi dan kawan-kawan cukup gencar ke area pertahanan Satria Muda.

“Kita nggak usah berbicara pemain asing. Mereka pasti akan berusaha buat minimal 20 poin. Tapi kalau kita bisa menghambat pemain lokal mereka, maka kesempatan menang ada,” tambahnya.

BPJ menghadapi pekan yang sulit di kompetisi IBL kali ini. Dalam empat hari berturutan, BPJ harus menghadapi tiga tim sekaligus.

Setelah menghadapi Prawira pada 5 Maret, BPJ kemudian akan menantang tuan rumah Pasific Caesar Surabaya tanggal 7 Maret dan selanjutnya menghadapi NSH Jakarta pada Minggu 8 Maret 2020 di DBL Arena Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *