Di Tengah Keterbatasan Lapangan, Ketua Pengprov DKI Jakarta : Atlit Squash DKI Jakarta Siap Berlaga Di Jabar CUP 2020

Spread the love

Hariannasional.com, Jakarta – Mengenal olahraga Squash masih terbilang sulit di Indonesia. Pasalnya, olahraga ini belum begitu populer di Indonesia. Meskipun sama-sama menggunakan bola dan raket untuk bermain, olahraga Squash berbeda dengan badminton dan tenis lapangan.

Walaupun belum begitu populer, faktanya olahraga Squash telah beberapa kali diikutkan dalam berbagai macam kegiatan lomba keolahragaan, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), Sea Games, dan Asean Games.

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Squash Indonesia DKI Jakarta , Amalia Chrisna Damayanti menyampaikan beberapa harapan kedepan dan tantangan untuk mempopulerkan keberadaan olahraga yang terbilang baru ini.

“Sampai saat ini jumlah atlit Squash berjumlah lebih kurang 60 yang terdiri dari atlit yunior dan senior “, ujarnya di saat di temui disela sela pertandingan di GOR Koja Jakarta Utara, (29/2/2020)

Ia juga mengatakan keterbatasan lapangan akan menjadi sebuah tantangan bagi pengurus Provinsi DKI Jakarta dalam penjaringan para atlit kedepannya.

“Untuk penjaringan para atlit, kita tak akan berhenti begitu saja dan akan terus mensosialisasikan olahraga yang terkenal baru di mata masyarakat”,ungkap Amalia.

Bahkan menurutnya lagi ,saat ini Pengprov DKI Jakarta akan mempersiapkan dan mengirim para atlit untuk kejuaraan tingkat nasional di Jawa barat bulan Juni mendatang.

“Untuk mempertajam kemampuan para atlit tentunya pertandingan rutin akan kita lakukan setiap 3 bulan dan sekaligus guna mempersiapkan untuk menghadapi kejuaraan tingkat nasional”,jelas Amalia.

Hingga kini ,lapangan GOR Rawamangun dan GOR Koja menjadi ujung tombak untuk membangun semangat dalam meraih juara sehingga mereka bisa berlatih dengan baik dan berprestasi”, ujarnya.

“Kami akan fokus kedepannya membangun lapangan Squash di setiap wilayah kota dan kabupaten agar para atlit tidak akan kesulitan untuk latihan”,harapannya.

Upaya penjaringan para atlit menurutnya , akan mensosialisasikan ke sekolah sekolah terdekat dengan lapangan Squash yang ada agar mempermudah jarak tempuh untuk latihan.

“Selain mensosialisasikan ke sekolah sekolah, Dinas pendidikan DKI Jakarta akan membantu mengumpukan seluruh guru olahraga untuk menjadi untuk tombak dalam mensosialisasikan kepada anak didik agar berminat untuk menekuni olahraga Squash”,tutupnya.(LG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *