Pasca Putusan MK, Merancang Kontrak VB Leasing Tanpa Fidusia

Spread the love

Jakarta, HN – Perkumpulan Perancang dan Ahli Hukum Kontrak Indonesia (PAHKI), mengadakan seminar Nasional dengan tema ” Kiat Membuat Perjanjian Leasing Tanpa Fidusia Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No.18/PUU-XVII/2019″ yang dilaksanakan di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa, (11/02/20).

Prof. Hikmahanto Juwana SH. LL.M. Ph.D sebagai Ketua Umum DPP PAHKI dalam wawancaranya dengan media mengatakan
Esensi Putusan MK No.18/PUU-XVII/2019 yang menafsir pasal 15 ayat 2 dan 3 Undang-undang 42 Tahun 1999 tentang jaminan fidusia menimbulkan sejumlah dampak.

Tidak hanya bagi lembaga pembiayaan yang tidak dapat lagi melakukan eksekusi serta merta terhadap jaminan kebendaan bergerak berdasarkan akta fidusia jika suatu saat debitur melakukan wanprestasi, tapi hal ini juga berpotensi menimbulkan beban perkara baru bagi pengadilan negeri.

Salah satu dampak yang terjadi adalah terganggunya iklim bisnis disektor keuangan yang menggunakan jaminan kebendaan bergerak seperti fidusia

Frasa tersebut ada dalam sertifikat jaminan fidusia

Atas dasar ini sertifikat Jaminan Fidusia tidak langsung dapat dieksekusi meski debitur sudah cidera janji mengingat cidera janji tidak bisa ditentukan secara pihak oleh kreditur.
(Mnt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *