9000 Wisatawan Cina Batalkan Kunjungan, Bali Hotels Association Belum Ada Rencana PHK

Spread the love

Denpasar: Bali Hotels Association mengungkapkan belum ada rencana melakukan Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya kendatipun ada penurunan hunian hotel.

Merebaknya virus corona yang kian santer menjadi perhatian dunia, turut berdampak terhadap berbagai sektor, salah satunya sektor pariwisata di Bali. Virus yang berasal dari Kota Wuhan Cina itu menyebabkan hampir 9.000 wisatawan asal China telah membatalkan kunjungan ke Bali. Bahkan ditundanya kedatangan wisatawan Cina ke Bali menyebabkan seribu lebih pramuwisata mandarin dibawah HPI terpaksa kehilangan pekerjaan.

Dari seribu 300 anggota pramuwisata mandarin 80 persen sudah pulang ke kampung halamannya karena tidak ada lagi pekerjaan sebagai guide mandarin.

Ketua Bali Hotels Accociation I Made Ricky Darmika Putra dihubungi RRI di Denpasar, Minggu (02/02/2020), mengatakan pariwisata Bali sangat bergantung dari pasar China-Tiongkok. Kendati banyak ada pembatalan hunian hotel, Ia mengaku belum ada rencana untuk melakukan PHK terhadap 47 ribu karyawan yang tersebar di 168 hotel yang tergabung dalam BHA.

“Besar harapan kami agar situasi ini bisa cepat berlalu. Kita belum ada ke arah kesana (PHK) karena disatu sisi berkaca dari pengalaman buruk pada tahun 2002-2003 lalu tentang SARS, MERS betul-betul menjadi pengalaman bagi kita sebelum kita mengambil tindakan yang tidak baik bagi semuanya. Kita tetap optimis dan berdoa semoga situasi ini cepat berlalu, sembari kita lakukan evaluasi,” jelasnya.

GM Santrian Group Corporate itu lebih lanjut menjelaskan upaya antisipasi penyebaran virus corona ini telah dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan lembaga terkait. Termasuk mengedukasi semua karyawan hotel terkait virus corona, sehingga bisa melakukan upaya antisipasi dan memproteksi kesehatan diri. Menurutnya hal ini sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus corona itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *