Capaian Pertumbuhan Domain .id, PANDI Catat Peningkatan 25 Persen Di Tahun 2019

0
(0)

Hariannasional.com, Jakarta – Pertumbuhan pengguna domain .id
selama tahun 2019, nama domain .id mengalami pertumbuhan baik, dengan mencatat sebanyak 352.905 nama domain .id yang terdaftar di organisasi non-profit tersebut. Angka ini meningkat sebesar 25 persen jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu, sebanyak 281.467 nama domain .id.

Capaian tersebut tidak lepas dari peranan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dalam menjalankan tugasnya sebagai Registri domain .id.

Ketua Dewan Pengurus Pandi, Yudho Giri Sucahyo mengatakan di awal tahun 2020 Pandi akan melakukan rebranding, sehingga adopsi domain .id semakin agresif di dalam sekaligus luar negeri.

“Namun, persaingan di ranah penyedia domain internet saat ini tergolong ketat. Karenanya, Pandi mengusung sejumlah strategi untuk menghadapi persaingan tersebut, salah satunya dengan melakukan perubahan di logo, tagline dan maskot”,ujarnya di Jakarta (31/1/2020).

Menurutnya lagi, Pada logo baru terdapat tiga kombinasi warna, merah melambangkan keberanian, biru artinya trusted dan kredibel, serta hijau yang melambangkan teknologi.

“Selain merubah logo , Tagline juga diubah menjadi Expressing Your Freedom, dan kata Freedom dapat diganti sesuai dengan keinginan pengguna,” katanya.

Dan Selain itu, penggunaan kalimat dalam bahasa Inggris pada tagline Pandi ditujukan agar organisasinya dapat bersaing dan dikenal di kancah internasional.

“Ini berguna untuk menarik perhatian anak muda dan juga Pandi juga menghadirkan maskot baru terdiri dari empat karakter di keluarga beruang.

Ia juga optimis ditahun 2020 ini, Pandi juga bersiap untuk memulai kerja sama dengan sejumlah lembaga atau perusahaan lain.

“Kerja sama tersebut salah satunya dijalin dengan Pengelola Nama Domain Australia (auDA) dan Pengelola Nama Domain Portugis (DNS.PT) dan Kerja sama ini berupa pembentukan tim gabungan dalam proyek pengembangan pengelola nama domain untuk Timor Leste yaitu .TL.”,Ungkapnya.

Selain itu ditahun 2020 ini, Pandi juga meluncurkan Pandi Institute sebagai layanan edukasi untuk masyarakat dan mitra industri berskala global bahkan bersinergi dengan pemerintah.

“Pandi juga berupaya mendaftarkan Top Level Domain dengan menggunakan aksara bahasa Jawa atau Hanacaraka di Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), sehingga dapat digunakan di internet”, tutup Yudho.(sl)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *