Virus Corona : Ini Kesamaan Pasar Tomohon dan Huanan Kota Wuhan

Spread the love

Jakarta : Jika di Provinsi Hubei ada Kota Wuhan dengan Pasar haunan yang melayani kebiasaan warga setempat yang menyukai menu makanan ekstrem, bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia punya Pasar Beriman Tomohon, Sulawesi Utara, yang juga menjual hewan-hewan ekstrem sebagai bahan makanan favorit penduduk setempat, bahkan boleh dikatakan sebagian besar masyarakat Sulawesi Utara gemar mengkonsumsi hewan-hewan eksotis yang dijajakan para pedagang Pasar Beriman Tomohon.

Sebut saja Kelelawar Hitam, Ular Python, Beragam Ular besar lain yang bisa dikonsumsi dagingnya, Biawak, Anjing, Kucing, Babi, Babi Hutan, Tikus Hutan, Tikus Putih, Beragam jenis Unggas, dan banyak lagi hewan-hewan tak lazim lainnya yang ternyata dijajakan sebagai bahan baku makanan lezat masyarakat Sulawesi Utara, khususnya wilayah Tomohon, Manado, dan sekitarnya. Lantas bagaimana dengan isu penyebaran virus Corona di Sulawesi Utara? Inilah yang menjadi pertanyaan.

Tidak meminta, namun jika hendak menyamaratakan isu yang beredar bahwa salah satu penyebab Coronavirus adalah kebiasaan makan hewan-hewan tak lazim, artinya Indonesia seharusnya menjadi negara kedua setelah China yang terjangkit virus tersebut. Dan awal penyebarannya bisa berasal dari Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Akan tetapi, terlepas dari virus Corona, sejak dahulu, ternyata para wisatawan China memang gemar mengunjungi Pasar Beriman Tomohon jika datang ke Indonesia. Mereka akan berkeliling pasar tersebut untuk melihat hewan-hewan apa saja yang bisa dipesan untuk menjadi menu makan siang atau makan malam.

Sehingga, kawasan ini akhirnya dengan sendirinya memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. Setiap harinya, total bisa ratusan turis asal China yang mengunjungi Pasar Tomohon silih berganti. Apakah mereka banyak berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei China? Tidak bisa dipastikan juga.

Pasar Huanan Kota Wuhan Asal Virus Corona, Juga Menjual Hewan Tak Lazim untuk Dikonsumsi Manusia

Wabah Coronavirus yang berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China (RRC) diduga berawal dari menu makanan masyarakat Wuhan yang ekstrim.

Banyak laporan yang mengatakan bahwa virus Corona sebenarnya berasal dari binatang yang dijual di Pasar Seafood Huanan yang berlokasi di Wuhan. Bukan hanya bahan makanan hewan laut, tapi Pasar Huanan juga menjajakan beragam hewan liar yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat setempat.

Ada sekitar 100 jenis hewan ditawarkan oleh para pedagang Pasar Huanan. Berikut daftar binatang ekstrim yang dijual dalam keadaan hidup dan mati di Pasar tradisional Huanan, yang menjadi menu makanan favorit masyarakat Kota Wuhan:

Rubah, Anak Serigala, Luwak Bertopeng, Koala (masih hidup), Salamander Raksasa, Unta, Burung Unta, Kelelawar, Burung Merak, Rusa, Kura-kura, Ular, Tikus, Landak, Burung Pegar, Babi, Babi Hutan, dan Katak Harimau.

Selain itu, untuk menu seafood, Pasar Huanan menjual Kepiting, Udang, dan aneka ikan laut.

Mirisnya, para pedagang Pasar Huanan melayani pemesanan hewan-hewan ekstrim dalam keadaan hidup dan mati. Jika ada pelanggan yang menginginkan daging Koala, artinya pedagang akan mengeksekusi koala koleksi mereka dan mengemas dagingnya dalam paket untuk diambil pemesan atau dikirimkan lewat paket layanan antar-jemput. Kalau dirupiahkan, seekor koala hidup hanya dihargai Rp 137 ribu.

Seperti dilansir South China Morning Post, pasar tersebut telah ditutup sejak akhir Desember semenjak merebaknya wabah virus tersebut. virus mewabah. Ternyata sedikit berbeda dari namanya, Pasar Seafood Huanan tidak hanya menjual seafood saja melainkan juga berbagai hewan liar.

Korban Coronavirus China, 25 Orang Dinyatakan meninggal Dunia

Pemerintah provinsi Hubei dan kota Wuhan menerapkan pemeriksaan suhu bagi seluruh masyarakat menyusul jumlah kematian yang meningkat tajam di angka 25 orang akibat Coronavirus.

Pasukan Garda Nasional China sudah diturunkan guna membantu otoritas kesehatan sebagai dukungan pengamanan.

Jumlah kematian diperkirakan bakal bertambah, karena 830 orang dinyatakan positif terinfeksi virus yang menyerang sistem pernafasan manusia tersebut.

Dari total 830 kasus terinfeksi yang sudah dikonfirmasi kebenarannya, 177 orang dinyatakan dalam kondisi serius, dan 34 orang nampak ada harapan untuk sembuh dan dipulangkan dari instalasi isolasi otoritas kesehatan setempat. Demikian seperti dikutip The Guardian, Jumat (24/1/2020).

Bukan hanya Pasar Huanan, Kota Wuhan, pasar yang menjual hewan hidup atau mati dari beberapa spesies berbeda sekaligus cukup mudah ditemukan di China juga ada di wilayah Provinsi Guangdong, Guangzhou, dan Shandong.

Dengan demikian, jika disimpulkan, orang-orang China masih sering memakan hewan eksotis liar, yang ternyata menjadi awal petaka virus Corona yang sangat berbahaya tersebut.

Wabah virus Corona sendiri sudah mencapai ke beberapa negara seperti Thailand, Hongkong, Macau, Taiwan, Korea Selatan, Jepang, Amerika, dan Vietnam. Kota Wuhan saat ini dikarantina dan dikabarkan tak ada aktivitas penduduk yang berlangsung di sana. Wuhan sudah menjadi kota mati seperti film zombie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *