Meminang Sang Kekasih, Ponari Tetap Obati Pasien Dengan Batu Petirnya

Spread the love

Surabay, Ponari (20) ’dukun cilik’ dari Jombang sempat menghebohkan publik dengan kemampuannya menyembuhkan penyakit orang hanya dengan batu yang ia tersambar petir. Sosoknya cukup fenomenal tahun 2009 lalu, banyak orang berbondong-bondong menemuinya.

Petir dengan suara luar biasa kencang menyambar di dekat Ponari saat dia asyik bermain. Saat itu dia masih duduk di bangku kelas 3 SDN Balongsari I. Petir itu konon disertai jatuhnya batu yang nyaris mengenai kepala Ponari. Batu yang saat itu memancarkan cahaya biru dipungut olehnya.

Ponari mengaku mengobati pasien di sela kesibukannya bekerja di klinik pengobatan herbal di Jalan WR Supratman, Jombang. Rata-rata pasien yang datang ke rumahnya di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh 3-5 orang tiap pekan.

“Saya masih sering mengobati orang. Saat kerja kalau ada pasien langsung saya tinggal pulang,” ujar Ponari, Minggu (19/1/2020).

Dari hasil mengobati pasien di rumahnya saja, anak pertama dari Kamsin (47) dan Mukaromah (39) ini mendapat penghasilan yang lumayan. Yaitu rata-rata Rp 1 juta per bulan.

“Saya tidak memasang tarif, seikhlasnya. Insyaallah kurang lebih dapat Rp 1 juta sebulan,” tuturnya.

Saat ini dia sekolah kejar paket C untuk mendapatkan ijazah tingkat SMA karena ia sempat putus sekolah karena saking banyaknya pasien. Menurut dia, ijazah itu baru bisa dia dapatkan tahun depan. Namun, Ponari sudah mendapatkan pekerjaan tanpa ijazah tersebut.

“Saya kerja di klinik pengobatan herbal karena diajak orang,” ucapnya.

Di klinik tersebut, Ponari digaji Rp 1,6 juta per bulan. Itu belum termasuk bonus. Dengan penghasilannya saat ini, dia optimis akan mampu menjadi kepala rumah tangga.

Ponari yang saat itu masih kecil, sampai digendong orang tuanya agar bisa mencelupkan batu ke air minum pasiennya. Sayangnya, ketenaran Ponari tak berlangsung lama. Kini, ia muncul kembali dengan kabar yang berbeda.

Ponari dikabarkan baru saja melamar kekasihnya, Aminatuz Zuroh, Sabtu (11/1/2020) lalu. Kabar bahagia ini dibagikan Zuroh ke akun Facebooknya.

Ponari dengan Zuroh jatuh cinta pada pandangan pertama saat mereka bekerja di pabrik makanan ringan di Jalan Brigjen Kretarto, Jombang. Cinta lokasi (Cinlok) itu akhirnya akan berlanjut ke jenjang pernikahan. Hingga kini Zuroh masih bekerja di pabrik makanan ringan yang sama.(SP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *