Thursday, May 6

Distribusi Vaksin AstraZeneca Tetap Berjalan

Jakarta: Pemerintah akan segera mendistribusikan vaksin AstraZeneca dalam dua hingga tiga pekan lagi. Meskipun masih banyak keraguan dalam penggunaannya, kerja sama multilateral antara pemerintah dengan AstraZeneca masih akan diteruskan.

“Saat ini sedang proses quality control, pengepakan, dan persiapan distribusi, mungkin dua atau tiga pekan lagi, tapi mungkin untuk bisa dilakukan percepatan ya. Jadi kita tunggu saja,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi dalam keterangan terkait perkembangan vaksin Covid-19, Selasa (16/3/2021).

Selain tengah melakukan pengecekan kualitas vaksin, menurut Nadia, saat ini pemerintah juga sedang menunggu rekomendasi lebih lanjut untuk mendistribusikan vaksin AstraZeneca dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

“Kalau nanti dalam tiga pekan ini WHO kemudian menyatakan bahwa AstraZeneca tidak bisa digunakan ya tentunya akan ada mekanisme lain terkait distribusinya ya,” jelasnya.

Namun, Nadia mengungkapkan bahwa WHO telah memberikan rekomendasi terhadap vaksin AstraZeneca merupakan salah satu pilihan vaksin karena sudah mendapatkan emergency use listing dari WHO.

“Jadi sudah ada izin dari WHO yang artinya sudah dikaji oleh para ahli keamanan daripada vaksin AsrtaZeneca ini,” tandasnya.

Sebelumnya, vaksin AstraZeneca diduga berbahaya dan menyebabkan penggumpalan darah. Dengan adanya laporan tersebut, sekitar 11 negara menunda penggunaan vaksin itu.

Namun, WHO telah memberikan klarifikasi bahwa dari 17.000 orang divaksin, laporan hanya didapat dari 40 orang. Adapun, ke-40 laporan itu disebut tidak berkaitan dengan vaksin yang disuntikkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *