Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Jokowi Tunjuk Luhut

5
(300)

Jakarta – Presiden Joko Widodo menunjuk Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan untuk mengisi kekosongan Menteri Kelautan dan Perikanan. Kekosongan itu lantaran Edhy Prabowo ditahan KPK.

Dalam hubungan koordinasi, memang Kementerian Kelautan dan Perikanan berada dalam koordinasi Kemenko Kemaritiman.
Penunjukan Luhut sebagai Menteri KKP ad interim itu berdasarkan surat yang diterima dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

“Menko Luhut telah menerima surat dari Mensesneg yang menyampaikan bahwa berkaitan dengan proses pemeriksaan oleh KPK terhadap Menteri KKP, maka Presiden berkenan menunjuk Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri KKP ad interim,” kata Jubir Kemenko Maritim dan Investasi, Jodi Mahardi, Rabu, 25 November 2020.

Sebelumnya, KPK menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam operasi tangkap tangan. Edhy ditangkap tim KPK di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Banten, pada Rabu dini hari, 25 November 2020.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan Eddy diamankan petugas KPK di Bandara Soetta pukul 01.23 WIB. “Iya benar, jam 01.23 WIB,” ujar Ghufron saat dikonfirmasi VIVA. Edhy ditangkap karena diduga terkait kasus korupsi ekspor benih lobster.

Pernyataan Ghufron dibenarkan Wakil Ketua KPK lainnya Nawawi Pomolango. Ia mengatakan pihaknya mengamankan Edhy bersama sejumlah orang.

“Benar, kami telah mangamankan sejumlah orang pada malam dan dini hari tadi,” kata Nawawi Pomolango dikonfirmasi awak media.*

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 300

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *