Pakai Akses, Sulit Masuk Ke Gedung DPR

5
(58)

Gedung DPR RI

Jakarta: Penerapan smart card bagi pengunjung yang hendak memasuki gedung DPR selama pandemi Covid-19 dikeluhkan oleh masyarakat yang kesehariannya beraktivitas di ‘Rumah Rakyat’ tersebut.

“Masuk Nusantara I sekarang harus pakai kartu akses ya? Baru tahu nih, sempet ketahan ga boleh lewat, katanya suruh minta dulu ke Sekjen (DPR),” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya dalam sebuah group WhatsApp, kemarin.

“Di pintu otomatisnya, sempat diskusi dulu sama Pamdal agak lama, akhirnya dikasih masuk. Eh, di pintu keluar dibahas lagi itu kartu akses. Ribet,” lanjutnya.

Melihat postingan tersebut, seorang rekannya yang juga enggan disebutkan namanya pun menyesalkan. Sebab menurut dia, rakyat yang ingin berkunjung ke parlemen tidak semestinya dipersulit.

“Rumah rakyat kok jadi begini. Rakyat sulit masuk rumahnya sendiri,” sesalnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar menjelaskan, atas pertimbangan dari pimpinan, dan pertimbangan keamanan pihaknya telah menerapkan smart card untuk semua orang yang berkunjung ke DPR, termasuk anggota DPR itu sendiri.

Indra menjelaskan, smart card itu dapat digunakan untuk transaksi nontunai, dan tiket KRL. Selain itu, smart card tersebut juga berguna untuk membatasi akses orang menuju ruangan di DPR. Tidak sembarangan gedung yang dapat diakses oleh orang lain.

“Nanti di liftnya begitu, misal dia berkantor di lantai 4 itu nanti liftnya akan ke lantai 4, kalau dia berkantor di lantai 10 di-tap dia akan ke lantai 10. Semua siapa melakukan apa akan ke mana akan terdata dan diatur oleh smart card,” urai Indra.

Dengan begitu, lanjut Indra, setiap tamu, bahkan media yang ingin mengakses harus melapor dan punya janji, atau alasan yang jelas.

“Jadi kantor DPR ini, bukan pasar yang semua orang bebas kemanapun tanpa di kontrol karena ini untuk menghindari masalah keamanan dan kesehatan kita semua. Semua harus tahu tujuannya ke DPR akan kemana,” urai Indra.

Lebih lanjut Indra memastikan bahwa protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 bakalan dijalankan dengan seksama. Maka dari itu, setiap orang yang hendak masuk ke kawasan DPR akan diperiksa suhu tubuhnya, diwajibkan memakai masker, dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 58

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

3.770 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak dari Jawa Barat

Wed Nov 11 , 2020
5 (58) Jakarta – Indonesia melaporkan 3.770 kasus baru Covid-19 pada Rabu, sehingga total kasus seluruhnya menjadi 448.118 orang. Menurut data Kementerian Kesehatan, kasus sembuh bertambah 3.241 orang menjadi 378.982 orang. Sedangkan kasus meninggal bertambah 75 orang menjadi 14.836 orang. Dengan demikian, kasus aktif saat ini berjumlah 54.300 orang atau […]