by

12 Kementerian/Lembaga Mendapat Opini WTP

Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas 12 Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) Tahun 2020 yang berada di bawah wewenang pemeriksaan Auditorat Utama Keuangan Negara I (AKN I).

Adapun 12 laporan hasil pemeriksaan (LHP) tersebut diantaranya LHP Laporan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Polhukam, Wantannas, Lemhannas, BNPT, Bakamla, Komnas HAM, BSSN, KPK, BNN, BMKG, Bawaslu, dan Basarnas.

Sementara, pada pemeriksaan laporan keuangan tahun 2019 lalu, tiga Kementerian/Lembaga di lingungan AKN I, yaitu Bakamla, BSSN, dan KPU, belum memperoleh opini WTP.

“Untuk mendorong perbaikan tata kelola dan pelaporan keuangan pada 3 Kementerian/Lembaga tersebut, pada tahun 2020 BPK bersinergi dengan BPKP untuk mendorong perbaikan tata kelola dan pelaporan keuangan sehingga opini atas Laporan KeuanganBakamla, BSSN dan KPU tahun 2020 meningkat menjadi WTP,” ungkap Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I, Hendra Susanto, dalam penyerahan LHP kepada 12 Pimpinan Kementerian/Lembaga, di Jakarta, Selasa (29/6/2021).

Dalam pemeriksaan 12 LKKL Tahun 2020 tersebut, BPK menemukan permasalahan signifikan terkait Sistem Pengendalian Interal (SPI) antara lain belum memadainya penatausahaan dan pengamanan persediaan dan aset tak berwujud, belum memadainya penatausahaan pemanfaatan dan pengamanan Barang Milik Negara, penatausahaan dan pengamanan barang bukti dan barang rampasan tidak memadai, serta SPI atas pengelolaan kas tidak memadai.

Selain itu permasalahan signifikan terkait ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan antara lain pengelolaan kas di bendahara pengeluaran tidak sepenuhnya sesuai ketentuan, terdapat realisasi pendapatan dan belanja di luar mekanisme APBN, serta realisasi belanja barang dan belanja modal tidak sesuai ketentuan.

Sebelum LHP diterbitkan, entitas yang diperiksa telah menindaklanjuti rekomendasi temuan pemeriksaan.

“BPK mengapresiasi beberapa satuan kerja yang telah menindaklanjuti temuan pemeriksaan BPK ketika pemeriksaan masih berlangsung,” jelas Hendra.

Lebih lanjut Hendra berharap Kementerian/Lembaga dapat terus bekerja keras sehingga mempertahankan opini di tahun mendatang. (imr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *