Dukung Program Pemerintah Tegakkan Protokol Kesehatan, GPO KKPMP Bagikan Ribuan Masker

2.5
(2)

HarianNasional.com – Gerakan Penyelamat Organisasi Kesatuan Komando Penyelamat Merah Putih ( GPO KKPMP ) melakukan bhakti sososial berupa pembagian masker, Kamis (24/9/2020), di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat. 

“Kami dari GPO KKPMP, menggelar kegiatan sosial sebagai bentuk dukungan kepada program pemerintah, dalam menerapkan protokol kesehatan ditengah wabah pandemi corona,” ujar Amin, Wakil Ketua Umum, kepada HarianNasiomal.com dilokasi kegiatan. 

Kegiatan sosial berupa pembagian masker bagi para penhendara maupun pejalan kaki yang melintas. “Sebanyak 2000 potong masker, kita bagikan untuk di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi,” Imbuh Amin.

Lebih jauh diirnya mebmngatakan, saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk meremehkan virus penyakit ini. Kita turut menghimbau agar masyrakat patuh terhadap apa yang pemerintah anjurkan. 

“Tetap gunakan masker, saat diluar rumah. Patuhi protokol kesehatan, cuci tangan dan tentunya jaga jarak,” terang Amin.

Ditambahkan oleh Amin, sebagai organisasi kontrol sosial masyarakat, GPO KKPMP yang telah lama didirikan ini akan lebih banyak kedepannya bergerak di bidang sosial. Hal hal yang berbau keras akan dihindari. “Dengan kesuksesan agenda pembagian masker ini, merupakan Kerja nyata para anggota GPO KKPMP yang militan,” jelasnya.

Tentunya menurut Amin, gerakan sosial dalam pembagian masker akan berlanjut ke daerah lain diluar Bekasi. (rdk/zdn)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 2.5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Mengendalikan Covid-19, Luhut Dibantu Sarjana Teknik Listrik

Sat Sep 26 , 2020
2.5 (2) Jakarta: Dalam menjalankan tugas dari Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengaku dibantu lima orang tenaga ahli yang cerdas dan pintar. “Saya bukan epidemiolog memang betul, tapi saya dibantu banyak orang pintar, anak-anak […]