Bazis DKI Kembali Aktif, Fokus Garap CSR BUMD Untuk Kebaikan Warga Jakarta

0
(0)

 

Badan Amil Zakat Infak dan Sedekah (Bazis) DKI Jakarta kembali aktif dan fokus menggarap program Coorporate Social Responsibility (CRS) dari perusahaan umum milik daerah (BUMD) Pemprov DKI dan perusahaan swasta nasional yang dirasa tidak optimal.

Penggalangan dana dan penyalurannya sempat mengalami masa keemasan pada 2014-2016 di mana penggalangan dana Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) mencapai jumlah fantastis, mendekati Rp 300 miliar per tahun.

Dana sebesar itu disalurkan sebesar-besarnya untuk kebaikan warga Jakarta dan daerah-daerah terkena bencana penerima manfaat yang disalurkan oleh Bazis DKI.

Kini, penggalangan dana ZIS itu minim, jauh di bawah, sehingga banyak sekali warga penerima manfaat dana dari Bazis menyampaikan keluhan kepada mantan Ketua Bazis DKI KH Zubaidi Adih.

“Kami ingin mengaktifkan lagi Bazis DKI yang akan fokus menggarap penerimaan dan penyaluran dana dari CSR BUMD dan swasta. Tujuannya untuk kemaslahatan para penerima manfaat,” kata Zubaidi Adih saat berbincang-bincang dengan wartawan di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020).

Di era Bazis DKI dibawah kepemimpinannya, banyak sekali manfaat yang nyata dirasa mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerimanya.

Antara lain program beasiswa mahasiswa cerdas untuk puluhan orang setiap tahunnya, biaya penunjang pendidikan, bantuan untuk yatim dan duafa, ratusan guru bantu yang bekerja mencerdaskan anak bangsa hanya menerima honor Rp 400 ribu, ditingkatkan mrnjadi Rp 1,2 juta per bulannya.

Modal usaha bagi para pelaku usaha kecil menengah (UKM) musthaik, untuk ratusan tempat renovasi masjid, dan pada 2016 melakukan bedah rumah duafa sebanyak 237 rumah.

“Kami juga berhasil menggalang kerja sama dengan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, Rumah Sakit, Majelis Taklim, KBIH dan lain-lain. Bahkan pada Musim Haji tahun 2015 mengalokasikan anggaran permakanan untuk jamaah haji asal DKI Jakarta,” kata Zubaidi.

Meninggalnya mendiang Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah pada Rabu (16/9/2020) karena terpapar virus Corona menjadi keprihatinan yang mendalam bagi Zubaidi Adih.

Sebab, almarhum Saefullah sangat peduli dan perhatian terhadap penggalangan dan pemanfaatan penggalangan dana oleh Bazis DKI.

“Kami berharap pengganti almarhum Pak Saefullah adalah pejabat yang memiliki perhatian yang besar terhadap eksistensi Bazis DKI,” katanya.

Zubaidi mengaku sedang mencari pejabat eselon 3A untuk menjadi Ketua Bazis DKI yang akan bekerjasama dengan Baznas Bazis DKI.

“Kami (Bazis) siap bekerjasama dengan Baznas Bazis DKI dalam menjalankan program penggalangan dan penyaluran dana untuk kemaslahatan masyarakat DKI. Kami tidak inginj bersaing, tetap bersinergi mengembangkaan organisasi non struktural itu,” kata Zubaidi Adih lagi. (Z-dan)

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Fachrul Razi, Menteri Ketiga Jokowi Positif Covid-19

Mon Sep 21 , 2020
0 (0) Jakarta: Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi, dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19). Ia tercatat, menjadi menteri ketiga Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang terpapar Covid-19. “Pada 17 September, Menag melakukan tes swab dan hasilnya positif. Namun, alhamdulillah kondisi fisik beliau hingga saat ini terpantau baik, tidak ada gejala-gejala mengkhawatirkan,” […]